Translate

PEMANCAR FM

Sinyal suara tidak dapat langsung dipancarkan karena sinyal suara bukan gelombang elektromagnetik. Jika sinyal suara tersebut dirubah menjadi gelombang elektromagnetik sekalipun maka berapa panjang antena yang dibutuhkan. Untuk dapat mengirimkan sinyal suara dengan lebih mudah maka sinyal suara tersebut terlebih dahulu ditumpangkan pada sinyal radio dengan frekuensi yang lebih tinggi dari sinyal suara tersebut.

Metode untuk menumpangkan sinyal suara pada sinyal radio disebut modulasi. Modulasi yang sering dipakai adalah modulasi amplitudo (AM - Amplitude Modulation), modulasi frekuensi (FM - Frequency Modulation) dan modulasi fasa (PM - Phase Modulation). Metode modulasi lain adalah kombinasi dari tiga metode modulasi ini.

Penggunaan frekuensi untuk keperluan eksperimen berbeda-beda pada tiap negara. Di Kanada dan Jepang misalnya, pemancar FM bisa mendapatkan izin dengan syarat daya pemancar yang digunakan sangat kecil. Di Amerika Serikat pemancar FM tanpa izin diperbolehkan dengan syarat kuat sinyal yang dihasilkan kurang dari 250uV terukur 3 meter dari antena. Dengan syarat ini akan didapatkan radius jangkauan ±100 meter. Lain halnya di India, pemancaran tanpa ijin adalah hal yang ilegal. Di Indonesia sendiri, penggunaan frekuensi tanpa izin masih ditolerir untuk pemancar SW.

Dengan mengabaikan masalah perizinan, eksperimen dengan pemancar FM selain dapat menambah ilmu dan pengalaman bisa menjadi kesenangan tersendiri untuk para pecinta elektronika.

Untuk teori, dan rangkaian pemancar selengkapnya dapat di download pada link dibawah ini.....

 tags : Oscilator, Penguat Daya, FM, AM, Antena, SWR Meter, Power Meter, Dummy Loads, Pemancar FM 12 Watts,








Comments